Asma Pada Anak (Tanda dan Penanganannya)

Asma pada anak sering saja terjadi, bahkan sebagian besar penyakit asma diderita oleh anak-anak. Penanganan asma pada anak memiliki perbedaan dengan penanganan asma pada orang dewasa sehingga sangat penting untuk memerhatikan kondisi anak penderita asma sebelum diberikan pengobatan asma. Pada dasarnya penyakit asma yang terjadi pada anak dan orang dewasa belum diketahui secara pasti penyebabnya. Walaupun begitu, banyak faktor yang dapat memicu terjadinya penyakit asma pada seseorang terutama pada anak-anak.


Faktor pemicu terjadinya penyakit asma pada anak di antaranya ialah riwayat lahir prematur, lahir dengan berat badan di bawah normal, terkena paparan asap rokok sejak dalam kandungan, bahkan sampai dilahirkan, pada anggota keluarga terdapat riwayat penyakit asma, gatal-gatal, eksem atau rhinitis, terdapat riwayat alergi pada bagian kulit anak seperti eksem atau alergi karena makanan, dan sering terpapar asap rokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit asma lebih banyak diderita oleh anak-anak dengan jenis kelamin laki-laki dibandingkan dengan perempuan.


asma pada anak
Alat Nebulizer Omron NE-C 801 untuk Pengobatan ASMA

Tanda Gejala dan Penanganan Asma pada Anak


Tanda gejala penyakit asma yang terjadi pada anak dapat dikenali sejak anak berusia balita. . Namun, setiap anak memiliki gejala yang bervariasi mulai gejala ringan sampai dengan gejala berat. Gejala penyakit asma pada anak bisa menjadi berat dan semakin memburuk pada saat anak terpapar dengan faktor pemicu asma seperti udara yang dingin dan asap rokok. Sementara itu, anak yang lain bisa jadi tidak merasakan gejala sama sekali. Namun, seketika anak bisa mengalami serangan asma yang berat.

Berikut adalah tanda gejala asma yang umumnya terjadi pada anak-anak di antaranya ialah batuk berkepanjangan dan bersifat menetap serta tidak sembuh-sembuh, anak mengalami kesulitan dalam bernapas, terdapat bunyi mengi saat anak bernapas, anak terlihat lemas dan tidak bertenaga, anak bernapas dengan tarikan napas yang pendek dan cepat atau terengah-engah, terdapat retraksi atau tarikan dinding dada pada saat anak bernapas, anak sering merasakan sesak pada dada, anak sering mengalami bronkhitis, dan lain sebagainya.

Apabila tanda gejala penyakit asma pada anak terlihat, langkah terpenting yang orang tua lakukan ialah membawanya ke dokter untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Penyakit asma merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, dapat dikendalikan. Pengendalian terhadap penyakit asma ini bertujuan agar anak dapat beraktivitas normal seperti biasanya serta mengurangi gejala dan kunjungan untuk berobat ke dokter.

Penanganan asma yang dapat dilakukan oleh orang tua yang memiliki anak penderita penyakit asma ialah sebagai berikut :
  • Orang tua perlu mengenali dan mencatat gejala yang menandakan anak terkena penyakit asma;
  • Orang tua harus mengidentifikasi berapa kali penyakit asma kambuh;
  • Orang tua harus mengenali hal apa saja yang dapat menjadi faktor pemicu terjadinya serangan asma seperti udara yang dingin, asap rokok dan lain sebagainya;
  • Orang tua harus mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan saat serangan asma datang tiba-tiba;
  • Orang tua harus memahami berbagai jenis obat asma dan cara kerja dari setiap obat;
  • Orang tua harus mencari bantuan dokter ketika serangan asma anak datang;
  • Orang tua harus mengevaluasi apakah pengobatan yang dilakukan sudah dapat mengurangi gejala dan frekuensi serangan penyakit asma;
  • Orang tua harus mengetahui efek samping setiap obat, dan lain-lain.
 

Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: alodokter.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :