Cara Pengobatan Asma Secara Farmakologik

Cara pengobatan asma penting untuk diketahui karena penyakit asma mengganggu saluran pernapasan sehingga aktivitas sehari-hari terganggu. Inflamasi atau peradangan terjadi pada dinding rongga saluran pernapasan sehingga menyebabkan terjadinya penyempitan pada saluran pernapasan. Selain itu, penyakit asma bisa menyebabkan gangguan lain seperti penyempitan saluran pernapasan sehingga oksigen yang masuk ke dalam tubuh tidak optimal.

Pada umumnya cara pengobatan asma dapat dibagi menjadi dua, yaitu cara pengobatan asma farmkologik dan cara pengobatan asma nonfarmakologik.



cara pengobatan asma
Alat Nebulizer ABN untuk Pengobatan Asma

Cara pengobatan asma farmakologik

Cara pengobatan asma farmakologik yaitu dengan menggunakana obat-obatan seperti di bawah ini:

a. Kortikosteroid 
Kortikosteroid digunakan jika agonis beta dan metil xantin tidak memberikan respons yang baik sehingga diberikan kortikosteroid. Steroid dalam bentuk aerosol ( beclometason dipropinate ) dengan disis 800 empat kali semprot tiap hari. Perlu diperhatikan karena pemberian steroid yang lama mempunyai efek samping sehingga penggunaan steroid dalam jangka waktu lama harus diawasi secara ketat.

b. Metil Xantin 
Cara pengobatan asma farmakologik dapat menggunakan metil xantin. Zat-zat yang termasuk metil xantin yaitu aminophilin dan teopilin. Obat ini diberikan bila golongan beta agonis tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pada orang dewasa diberikan 125-200 mg empat kali sehari.

c. Agonis beta 
Cara pengobatan asma farmakologik yaitu dengan menggunakan obat-obatan jenis Agonis beta. Contoh obat jenis ini yaitu metaproterenol ( Alupent, metrapel ). Agonis beta yang berbentuk aerosol bekerja sangat cepat, diberikan 3-4 kali semprot dan jarak antara semprotan pertama dan kedua sekitar 10 menit.

d. Iprutropioum bromide (Atroven) 
Cara pengobatn asma yang lain yaitu dengan menggunakan Atroven. Atroven adalah antikolenergik yang diberikan dalam bentuk aerosol dan bersifat bronkodilator.


Cara pengobatan asma nonfarmakologik


a. Penyuluhan 
Penyuluhan penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit asma sehingga secara sadar, tanpa ada paksaan dengan sendirnya masyarakat akan menghindari faktor-faktor yang dapat menimbulkan penyakit asma. Selain itu, masyarakat diberikan wawasan mengenai cara menggunakan obat secara benar dan melakukan berkonsultasi kepada ahli kesehatan bila gejala penyakit asma muncul.

b. Menghindari faktor pencetus 
Sebagai upaya pencegahan gejala penyakit asma sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui dan menghindari faktor yang dapat mengakibatkan gejala asma. Di samping itu masyarakat dibekali pengetahuan cara-cara mengurangi faktor-faktor penyebab penyakit asma.

c. Menggunakan obat herbal
Selain cara pengobatan asma yang telah dijelaskan di atas cara untuk mengobati penyakit asma nonfarmakologik yang dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat herbal berbahan tanaman tradisional.

Obat herbal tidak memiliki efek samping berbahaya. Tanaman tradisional yang dapat digunakan sebagai obat herbal antara lain:
  • Mengonsumsi kopi karena berdasarkan beberapa penelitian kopi dapat membantu melancarkan saluran pernapasan;
  • Menggunakan sari pati kencur ditambahkan madu atau kecap;
  • Meminum air cengkih yang dicampur dengan madu;
  • Meminum air madu hangat, air jahe panas atau menghirup uap air panas yang dicampurkan dengan minyak kayu putih. Langkah ini dapat membantu melegakan pernapasan;
  • Memakan bawang putih yang sebelumnya telah diiris dan ditambahkan kecap;
  • Menggunakan kayu manis cina dalam bumbu masakan di rumah.
 

Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: lpkeperawatan.blogspot.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :