Gejala Asma Pada Penderita Penyakit Asma

Gejala asma yang terjadi dapat menyerupai penyakit infeksi saluran pernapasan pada umumnya. Namun, bila terlihat gejala asma seperti sesak nafas, bunyi mengi, sakit pada daerah dada, merasa mudah lelah, sering mengalami batuk, merasa panik dan cemas, menghilangnya suara, mengalami iritasi pada tenggorokan, pada bagian bibir dan kuku menjadi biru. Gejala-gejala ini mengarah pada penyakit asma. Gejala yang paling sering terjadi pada penderita penyakit asma. gejala ialah sesak nafas dan mengi.



gejala asma
Alat Nebulizer Omron NE-C 28 untuk Pengobatan ASMA

Gejala Asma secara Umum


Gejala asma seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat gejala yang menjadi ciri khas penyakit asma yaitu sesak nafas dan mengi. Sesak nafas timbul akibat saluran pernapasan yang mengalami penyempitan. Akibatnya orang yang mengalami hal ini akan kesulitan dalam bernapas. Penderita akan merasakan sakit dan berat bila bernapas.

Mengi merupakan bunyi yang terjadi saat bernapas. Mengi merupakan ciri utama yang menandakan adanya penyakit asma. Bunyi mengi saat bernapas diakibatkan karena saluran pernapasan menyempit sehingga udara sulit untuk masuk-keluar hingga akhirnya menimbulkan bunyi yang dinamakan dengan mengi. Mengi dapat saja terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Bila Anda periksakan diri ke dokter, dokter akan memeriksa bunyi mengi dengan stetoskop. Dokter akan mengauskultasi bagian saluran pernapasan (biasanya pada dada) untuk mengidentifikasi bunyi mengi ini sambil menginstruksikan pada pasien untuk bernapas.

Selain mengi, penderita asma juga akan merasakan sakit pada bagian dada. Sakit dada pada penyakit asma bersifat berat dan tertekan pada dada. Penderita penyakit asma juga sering merasakan lelah. Rasa lelah ini mudah sekali terjadi pada penderita penyakit asma oleh karena kadar oksigen penderita dalam kadar yang rendah.   Penderita penyakit asma juga sering mengalami batuk. Batuk ini terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan seringnya terjadi pada malam hari. Batuk ini juga dapat membuat penderita penyakit asma mengalami kehilangan suara sesaat sampai batuk sembuh. Selain itu oleh karena batuk yang berkepanjangan maka dapat membuat tenggorokan penderita penyakit asma mengalami iritasi. Iritasi pada tenggorokan disebabkan oleh lendir yang terlalu lama berada di tenggorokan. Lendir mengandung bakteri yang tidak baik untuk kesehatan.

Tanda gejala penyakit asma yang paling berbahaya ialah bibir dan kuku yang membiru. Bibir dan kuku yang membiru menandakan suplai oksigen ke seluruh tubuh berkurang, bahkan kadar oksigen di dalam tubuh tergolong rendah atau tidak sampai ke jaringan perifer. Biasanya penderita penyakit asma yang sudah sampai pada gejala ini merupakan penderita penyakit asma berat. Pasien dapat mengalami gangguan kesadaran atau pingsan karena suplai oksigen ke seluruh tubuh berkurang, bahkan tidak terpenuhi karena saluran pernapasan mengalami penyempitan sehingga udara atau oksigen tidak dapat masuk sampai ke jaringan perifer. Apabila hal ini terjadi, penderita asma harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Jangan anggap penyakit asma sebagai penyakit ringan. Kita harus menganggapnya sebagai penyakit yang berbahaya agar selalu waspada. Khususnya bagi penderita asma, usahakan selalu menghindari segala faktor pemicu serangan asma.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: gejalapenyakitmu.blogspot.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :