Gejala Penyakit Asma dan Pengobatannya

Gejala penyakit asma umumnya terjadi sejak penyakit muncul. Penyakit asma bisa berupa gejala asma ringan hingga parah dan gejalanya berbeda beda pada setiap orang. Penderita penyakit asma memiliki gejala napas berat dan sering berulang secara periodik dan esekali diselingi dengan serangan asma. Kebanyakan penderita penyakit asma merasa dirinya normal dan tidak ada masalah dengan sistem pernapasannya. Gejala akan terasa setelah timbul batuk, napas terasa berat sepanjang waktu, dan muncul gejala primer yang sering terjadi pada malam hari.



gejala penyakit asma
Alat Nebulizer Omron NE-C 801 untuk Pengobatan ASMA


Gejala dan tanda penderita penyakit asma, di antaranya:
  • Napas yang sangat pendek;
  • Terjadinya pengetatan pada otot dada atau mungkin merasa sakit pada dada;
  • Susah tidur karena napasnya yang pendek, batuk atau napas sengau;
  • Terjadi suara sengau atau bisa disebut siulan ketika bernapas;
  • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terjadi serangan virus pernapasan seperti batuk dan pilek.

Gejala penyakit asma kronis, di antaranya:
  • Terjadi penambahan tingkat keparahan atau frekuensi dari tanda-tanda dan gejala penderita penyakit asma;
  • Terjadinya penurunan rata-rata maksimum pada aliran pernapasan yang akan diukur oleh peak flow meter, merupakan peralatan sederhana yang akan digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru pada penderita asma bekerja;
  • Meningkatnya akan kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator – pengobatan yang akan membukakan jalan napas dengan mengistirahatkan otot-otot pada saluran pernapasan.
 

Gejala Penyakit Asma dan Pengobatannya


Seperti yang telah disebutkan di atas, gejala penyakit asma berhubungan erat dengan saluran pernapasan. Penyakit asma dapat menyebabkan serangan asma bila terdapat pemicu serangan asma. Pemicu serangan asma di antaranya ialah udara dingin, serbuk sari, polusi udara, debu, dan lain sebagainya. Apabila serangan asma datang, sesegera mungkin penderita penyakit asma ditangani dan diobati.

Bagi penderita penyakit asma sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan kebutuhan obat, langkah-langkah perawatan bila gejala asma semakin memburuk, termasuk cek kontrol. Jika penyakit asma terus memburuk, mungkin penderita penyakit asma membutuhkan layanan Unit Gawat Darurat. Dokter juga membantu mengajarkan penderita asma untuk mengenali tanda-tanda atau gejala darurat sehingga penderita dapat mengetahui kapan saatnya memerlukan bantuan dokter.

Cara pengobatan penderita asma bisa dilakukan secara modern maupun secara tradisional. Namun, tidak semua gejala-gejala asma dapat diobati dengan resep dokter, gejala asma juga dapat diobati dengan secara tradisional atau dengan obat herbal. Berikut resep obat tradisonal untuk penyakit asma.


Pengobatan dari bahan dasar bunga kenanga 
Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengobatan berbahan dasar bunga kenanga ialah 15-30 gram bunga kenanga, 2 sendok teh gula pasir, dan air 200 cc. Cara pembuatannya ialah bunga kenanga direbus di dalam air 200cc hingga tersisa setengahnya lalu tambahkan gula pasir dan di aduk dengan rata kemudian disaring. Hasil air rebusan tadi langsung diminum habis sekaligus satu kali sehari.

Pengobatan dari bahan dasar bunga matahari 
Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengobatan berbahan dasar bunga matahari ialah 1 kuntum bagian tengah bunga matahari yang segar, gula batu secukupnya dan air 500cc. Cara pengobatan dari bahan dasar bunga matahari ialah bunga matahari yang segar dan gula batu direbus dalam air 500cc hingga air tersisa 250cc. Selanjutnya air disaring dan diminum secara teratur.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: vemale.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :