Gejala Sesak Nafas Penyakit Tertentu

Gejala sesak nafas merupakan respons pertanda adanya gangguan pada sistem pernafasan. Gejala sesak nafas atau kesulitan bernafas menjadi penanda gejala penyakit asma. Sesak nafas terjadi karena saluran pernapasan menyempit sehingga penderita asma mengalami kesulitan bernapas. Sebenarnya gejala sesak nafas tidak selalu menandakan adanya penyakit asma, karena penyakit lain pun bisa menunjukkan gejala yang sama. Seperti penyakit pilek, alergi, anemia, sinusitis, tuberkulosis, patah tulang rusuk, keracunan karbonmonoksida, penumonia, kanker paru-paru, penyakit paru obstruktif kronik, gangguan pada jantung dan lain sebagainya.



gejala sesak nafas
Alat Nebulizer Omron NE-C 801 untuk Pengobatan ASMA


Semua penyakit umumnya dapat menyebabkan sesak nafas. Namun, sesak nafas yang dialami oleh penderita penyakit asma biasanya diikuti bunyi mengi pada saat bernafas, terjadi secara berulang, dan dapat berlangsung lama.

Gejala Sesak Nafas pada Penyakit Tertentu 


Gejala sesak nafas umumnya menandakan adanya gangguan pada sistem pernafasan. Namun, sesak nafas tidak selalu mengindikasikan adanya penyakit asma. Seperti penyakit pilek, alergi, anemia, sinusitis, tuberkulosis, patah tulang rusuk, keracunan karbonmonoksida, penumonia, kanker paru-paru, penyakit paru obstruktis kronik, gangguan pada jantung, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui penyebab sesak nafas yang terjadi, sebaiknya Anda memeriksakan diri pada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan riwayat kesehatan keluarga. Selain itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium, termasuk tes diagnostik lainnya seperti tes darah, x-ray dan tes pernapasan spirometri.

Pada tes pernapasan spirometri hal diukur ialah kuantitas udara yang dapat kita embuskan serta kecepatan dari udara yang kita embuskan. Tes pernapasan spirometri ini juga menjadi salah satu cara dalam mendiagnosis penyakit paru obstruktif kronik atau PPOK. Sedangkan tes alergi bertujuan mengetahui penyebab sesak nafas yang terjadi. Biasanya bila tes alergi positif maka penyakit yang diderita kemungkinan besar ialah penyakit asma karena sebagian besar penyakit asma disebabkan karena alergi yang membuat saluran pernapasan mengalami peradangan.

Pada sebagian kasus yang terjadi, dokter akan melakukan pemeriksaan CT scan atau X-ray. Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi paru-paru, jantung, dan tulang. Pencitraan organ-organ sangat penting untuk dilakukan mengingat organ-organ berhubungan langsung dengan gangguan pada sistem pernapasan. Setelah diketahui penyebabnya, dokter akan mudah menentukan terapi yang diperlukan bagi penderita sesak nafas.

Penanganan sesak nafas bisa jadi berbeda pada setiap pasien. Oleh karena itu, diagnosis awal merupakan langkah yang penting dilakukan. Misalnya apabila sesak nafas terjadi karena penyakit asma, maka hal yang perlu dilakukan ialah menghindari segala respons yang dapat memicu serangan asma seperti asap rokok, debu, bulu hewan, polusi udara dan lain sebagainya.

Selain itu, penanganan sesak nafas ialah dengan mengonsumsi obat-obatan. Misalnya saja sesak nafas yang terjadi karena alergi. Penderita dapat mengonsumsi obat-obatan seperti antihistamin dan dekongestan. Obat-obatan ini membuat pernapasan menjadi lancar. Apabila sesak nafas yang terjadi sudah parah, sebaiknya Anda menggunakan obat hirup steroid. Namun, langkah pertama yang terbaik adalah Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: alodokter.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :