Obat Penyakit Asma Menggunakan Inhaler

Obat penyakit asma umumnya berupa obat uap yang mudah diisap oleh penderita penyakit asma. Reaksi obat penyakit asma dalam bentuk uap lebih cepat dibandingkan dengan obat asma dalam bentuk lainnya seperti cair atau tablet. Selain itu, obat penyakit asma dalam bentuk uap sangat efektif digunakan pada saat terjadi serangan asma. Serangan asma pada penderita penyakit asma ini dapat berbahaya apabila tidak mendapatkan pertolongan secepatnya. Penderita penyakit asma yang mengalami serangan asma bila tidak mendapatkan pertolongan segera dapat mengakibatkan kematian karena penderita asma gagal bernapas atau apnea.



obat penyakit asma
Alat Nebulizer Philips untuk Pengobatan ASMA


Untuk itu sebelum terjadi serangan asma, penderita harus selalu siap sedia obat penyakit asma ini. Salah satu contoh obat penyakit asma dalam bentuk uap ialah inhaler. Inhaler dapat bereaksi dengan cepat untuk meredakan serangan asma. Cara kerja dari inhaler yaitu memperlebar saluran pernapasan sehingga dapat membuat penderita penyakit asma dapat bernapas dengan lega.

Inhaler sebagai Obat Penyakit Asma

Inhaler sebagai obat penyakit asma sepertinya menjadi salah satu obat utama yang harus dimiliki oleh penderita penyakit asma. Inhaler ini harus dibawa ke mana pun penderita asma pergi karena kita tidak mengetahui kapan serangan asma datang. Oleh karena itu, inhaler menjadi salah satu barang utama yang wajib dibawa oleh penderita penyakit asma. Inhaler berbeda dengan obat dalam bentuk uap lainnya karena inhaler bekerja lebih cepat dibandingkan obat asma lainnya. Inhaler dapat bekerja dengan cepat oleh karena obat dihantarkan langsung ke dalam paru-paru sehingga dapat bekerja langsung di paru-paru. Efek samping yang ditimbulkan inhaler lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan obat asma dalam bentuk cair atau tablet. Pada inhaler terdapat pipa yang dapat menghantarkan obat ke dalam mulut agar langsung menuju saluran pernapasan.

Para penderita penyakit asma perlu mengetahui juga bagaimana cara menggunakan inhaler secara benar. Cara penggunaannya, pertama mengocok inhaler dan melepaskan bagian penutupnya. Setelah itu, memegang inhaler dengan posisi tegak pada corong di bagian bawah. Kemudian menghadapkan kepala sedikit tengadah lalu mengembuskan napas secara perlahan. Memosisikan inhaler spacer dengan jarak 1 sampai dengan 2 inci di depan mulut yang terbuka. Setelah itu bernapas secara perlahan. Kemudian menahan napas selama kurang lebih 10 detik dan membiarkan obat yang dihirup berada dalam paru-paru.

Selain mengetahui cara menggunakan inhaler yang benar, penderita penyakit asma juga perlu mengetahui bagaimana cara memilih inhaler yang asli. Karena banyak beredar di pasaran inhaler yang palsu sehingga tidak merugikan penderita penyakit asma. Oleh karena itu, sebaiknya membeli inhaler di apotek-apotek atau toko alat kesehatan terpercaya yang sudah terkenal dengan kualitasnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, alat ini menjadi salah satu barang yang wajib dibawa ke mana saja oleh penderita penyakit asma mengingat serangan asma dapat terjadi kapan saja. Inhaler harus disimpan dalam tempat yang mudah ditemukan seperti saku baju pasiensehingga begitu serangan asma datang, inhaler ini dapat dengan mudah ditemukan. Dengan demikian pertolongan pada saat serangan asma dapat dilakukan dengan cepatsehingga dapat erhindar dari risiko yang diakibatkan oleh karena adanya serangan asma. Inhaler ini dapat membuat saluran pernapasan kembali lega.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: doktersehat.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :