Penanganan Asma dengan Langkah Mudah

Penanganan asma dapat dilakukan dengan beberapa cara. Umumnya penanganan asma dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan asma secara tiba-tiba. Seperti kita ketahui, serangan asma dapat terjadi pada penderita penyakit asma dan bisa mengancam jiwa. Oleh sebab itu, langkah pencegahan sangat penting agar terhindar serangan asma. Salah satu cara mencegah terjadinya serangan asma yaitu dengan menjauhi segala hal atau faktor pemicu serangan asma. Serangan asma dapat dicegah dengan cara mengonsumsi obat asma secara teratur.



penanganan asma
Alat Nebulizer Omron NE-C 28 untuk Pengobatan ASMA
    

Penanganan Asma dengan Langkah Mudah


Penanganan asma dapat dilakukan dengan beberapa langkah mudah. Penanganan asma dengan langkah mudah dilakukan dengan tujuan agar gejala penyakit asma yang timbul dapat berkurang, obat yang dikonsumsi dapat dikurangi, mencegah terjadinya keadaan darurat seperti serangan asma, dan meningkatkan kualitas dari hidup penderita penyakit asma.

Berikut penanganan asma yang dapat dilakukan oleh penderita penyakit asma di antaranya ialah:

Mengonsumsi obat herbal atau obat tradisional
Obat herbal atau obat tradisional yang dapat digunakan ialah obat yang memang memiliki khasiat untuk mengurangi gejala penyakit asma dan mencegah terjadinya serangan asma. Salah satu obat tradisional yang dapat dibuat berasal dari bahan alami seperti jahe. Jahe kaya akan serat dan antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, rasa hangat yang ditimbulkan dari jahe ini juga dapat membuat saluran pernapasan menjadi lega. Obat herbal atau tradisional lainnya yang dapat dikonsumsi oleh penderita penyakit asma ialah jus daun kemangi yang dicampur dengan madu asli. Khasiat dari jus daun kemangi yang dicampur dengan madu asli dapat mengurangi gejala penyakit asma yang timbul serta membantu pernapasan penderita penyakit asma menjadi normal.


Menjauhi faktor pemicu serangan asma atau alergen
Faktor pemicu serangan asma atau alergen merupakan hal-hal yang dapat memicu terjadinya serangan asma. Faktor pemicu serangan asma di antaranya ialah debu, asap rokok, serbuk sari bunga, dan lain sebagainya. Pada umumnya yang menjadi alergen atau faktor pemicu serangan asma adalah polusi udara, maka untuk menghindarinya, penderita penyakit asma dapat menggunakan masker bila pergi keluar rumah. Faktor pemicu serangan asma lainnya bisa berupa makanan yang dapat menyebabkan alergi. Alergi dapat merangsang timbulnya serangan asma.


Memonitor keadaan penyakit asma dengan peak flow meter atau PFM
Penanganan penyakit asma harus mencakup juga pada monitoring penyakit asma. Monitoring tidak hanya dilakukan oleh dokter saja, melainkan penderita penyakit asma pun harus bisa memonitor penyakitnya dengan menggunakan alat peak flow meter. Alat ini berfungsi untuk untuk mengukur aliran dari ekspirasi puncak.


Mengidentifikasi makanan yang bersifat alergi
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu faktor yang dapat menimbulkan serangan asma ialah makanan yang dapat menyebabkan alergi. Setiap orang memiliki alergi makanan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, identifikasi makanan harus dilakukan oleh penderita penyakit asma itu. Penderita penyakit asma harus jeli dan cermat terhadap makanan penyebab alergi dan berusaha untuk menjauhinya.


Menghindari penggunaan bantal dan selimut bulu
Biasanya bantal dan selimut yang berbulu mengundang datangnya kutu debu. Seperti yang kita ketahui debu merupakan salah satu faktor pemicu dari serangan asma. Oleh sebab itu, penderita penyakit asma sebaiknya tidak menggunakan bantal atau pun selimut yang berbulu.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: doktermu.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :