Pencegahan Asma Bronkial dengan Obat

Pencegahan asma agar tak kambuh lagi dapat dilakukan oleh setiap penderita penyakit asma. Pencegahan dilakukan untuk mengantisipasi serangan asma secara tiba-tiba karena serangan asma merupakan hal yang berbahaya dan paling ditakuti oleh penderita penyakit asma. Serangan asma menimbulkan rasa sesak napas sehingga penderita mengalami kesulitan bernapas. Akibatnya, organ tubuh serta jaringan tubuh mengalami kekurangan oksigen.



pencegahan asma
Alat Nebulizer Omron NE-C 28 untuk Pengobatan ASMA

Gejala dan Pencegahan Asma Bronkial


Pencegahan asma bronkial dapat dilakukan oleh semua penderita penyakit asma. Umumnya pencegahan bertujuan agar serangan asma tidak datang. Untuk mencegah serangan asma, penderita penyakit asma dapat mengonsumsi obat-obatan asma dan menghindari faktor-faktor pemicu asma karena bila penderita penyakit asma mengonsumsi obat-obatan asma dengan teratur maka serangan asma pun tidak akan terjadi.//   Menghindari faktor pemicu serangan asma pun dapat menjadi salah satu langkah dalam melakukan pencegahan asma bronkial. Beberapa contoh dari faktor pemicu serangan asma di antaranya ialah debu, asap rokok, asap kendaraan, serbuk sari bunga dan lain sebagainya. Kemungkinan besar penderita asma dapat terhindar dari serangan asma bila menghindari faktor-faktor tadi.

Penyakit asma itu tidak dapat dicegah karena penyakit ini merupakan penyakit genetik atau keturunan. Jadi apabila salah satu anggota keluarga menderita penyakit asma maka kemungkinan besar keturunan anggota keluarga lain bisa mewarisi penyakit asma juga. Walaupun penyakit asma tidak dapat dicegah, tetapi penyakit asma dapat dikontrol dengan cara mengonsumsi obat-obatan asma.

Obat asma terbagi menjadi dua jenis. Di antaranya ialah obat pereda asma dan obat pencegah asma. Obat pereda asma ini digunakan pada saat terjadi serangan asma, sedangkan obat pencegah asma digunakan setiap hari guna mencegah serangan asma datang kembali. Kedua jenis obat ini harus selalu tersedia bagi penderita penyakit asma karena sewaktu-waktu penderita penyakit asma ini memerlukan obat.

Namun begitu, jika penyakit asma brokhial muncul, Anda perlu memastikan ciri-cirinya agar dapat melakukan langkah penanganan yang tepat. Beberapa ciri penyakit asma bronkial di antaranya ialah kesulitan dalam bernapas, nyeri pada dada, sering panik, batuk terus menerus dan lain sebagainya.

Kesulitan bernapas pada penyakit asma dapat terjadi secara tiba-tiba. Biasanya saat penderita melakukan aktivitas tiba-tiba penderita merasa kesulitan bernapas. Hal ini dapat mengarah pada penyakit asma. Oleh sebab itu, bila hal ini terjadi segeralah melakukan konsultasi pada dokter.

Selain kesulitan bernapas, nyeri pada bagian dada seperti tertusuk menjadi salah satu ciri dari adanya penyakit asma. Rasa nyeri digambarkan sebagai perasaan tekanan dan berat pada daerah di sekitar dada.

Ciri-ciri lainnya adalah sering merasa panik pada hal-hal yang kecil dan batuk terus-menerus menunjukan juga gejala penyakit asma. Batuk yang terus-menerus membuat napas menjadi pendek. Oleh sebab itu, bila merasakan hal ini segeralah memeriksakan diri pada dokter agar dilakukan diagnosis dan terapi pengobatan yang efektif, termasuk mendapatkan penanganan yang tepat bila terjadi kondisi gawat darurat.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: bidanku.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :