Penyebab Asma Kambuh dan Antisipasinya

Penyebab asma kambuh pada umumnya disebabkan karena faktor pemicu asma atau zat alergen. Adanya penyakit asma pada diri penderita asma belum diketahui penyebabnya secara pasti . Namun, para peneliti menduga penyakit asma terjadi karena adanya riwayat penyakit asma dalam keluarga. Dengan kata lain penyakit asma disebabkan karena faktor genetik. Penyebab asma kambuh diakibatkan zat alergen sehingga penderita penyakit asma mengalami serangan asma. Serangan asma merupakan hal berbahaya karena dapat mengancam jiwa penderita penyakit asma.



penyebab asma kambuh
Alat Nebulizer ABN Ultrasonic untuk Pengobatan ASMA


Beberapa faktor risiko yang dialami penderita penyakit asma di antaranya ialah orang yang mengidap penyakit bronkiolitis atau penyakit infeksi paru-paru pada saat masih kecil, orang yang sering kontak dengan asap rokok pada saat masih kecil-bahkan sejak dalam kandungan-, orang yang lahir dengan berat badan di bawah normal yaitu kurang dari dua kg, orang yang lahir prematur dan mengalami asfiksia pada saat lahir, orang yang memiliki alergi makanan, dan lain sebagainya.

Beberapa Faktor Penyebab Asma Kambuh


Penyebab asma kambuh atau penyebab datangnya serangan asma karena faktor pemicu serangan asma. Tiap penderita penyakit asma memiliki faktor pemicu serangan asma yang berbeda-beda.

Berikut faktor pemicu terjadinya serangan asma:
  • Zat alergen contohnya ialah tungau debu, bulu hewan, serbuk sari bunga dan lain sebagainya;
  • Terdapat infeksi paru-paru dan infeksi pada saluran napas yang disebabkan oleh virus;
  • Mengonsumsi obat-obatan seperti obat anti inflamasi nonsteroid (aspirin dan ibuprofen);
  • Terjadi iritasi udara karena uap kimia, polusi udara, dan asap rokok;
  • Faktor cuaca seperti cuaca yang berangin, cuaca dingin, cuaca panas dengan udara yang buruk, cuaca yang berubah-ubah drastis, dan lain sebagainya;
  • Makanan dan minuman yang mengandung bagan pengawet seperti selai, makanan olahan, udang, makanan setengah matang dan lain-lain;
  • Melakukan aktivitas berat seperti olahraga;
  • Ruangan yang lembap dan berjamur;
  • Terlalu bahagia dan terlalu stres (faktor emosional);
  • Alergi terhadap jenis makanan tertentu.


Setelah diketahui faktor penyebab datangnya serangan asma, maka penderita penyakit asma wajib untuk menjauhi faktor pemicu tersebut karena serangan asma sulit untuk diredakan. Serangan asma menyebabkan otot-otot saluran pernapasan mengencang, kemudian terjadi peradangan yang ditandai pembengkakan pada lapisan saluran pernapasan. Selain itu, produksi lendir dahak meningkat sehingga membuat saluran pernapasan menjadi semakin sempit.

Penyempitan pada saluran pernapasan membuat udara sulit masuk dan keluar dari dan dalam saluran pernapasan sehingga membuat penderita mengalami kesulitan bernapas. Kejadian ini biasanya disertai bunyi mengi. Namun, tidak semua peristiwa serangan asma disertai dengan mengi, bahkan terdapat serangan asma tanpa mengi yang dapat mengancam jiwa.

Serangan asma dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu, penderita asma wajib menyediakan dan membawa obat pereda asma. Obat pereda asma biasanya berbentuk uap yang digunakan dengan bantuan alat berupa inhaler. Perlu diingat, simpan inhaler pada tempat yang mudah dijangkau seperti saku baju agar orang lain dapat menemukannya bila penderita asma mengalami serangan asma secara tiba-tiba.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: alodokter.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :