Penyebab Asma ialah Inducer dan Allergen

Penyebab asma pada umumnya karena reaksi hyperresponsive sel imun tubuh seperti eosinophils, mast sel, dan T-lymphocytes terhadap rangsangan tertentu sehingga menimbulkan gejala berupa whizzing atau bunyi mengi, dyspnea atau sesak napas, dan batuk sebagai akibat penyumbatan jalan napas. Hal ini bersifat reversibel dan terjadi secara episodik atau berulang. Asma ini merupakan penyakit inflamasi kronik pada saluran pernapasan. Penyakit ini dapat dikontrol yaitu dengan menghindari dari faktor pencetus yang dapat menimbulkan terjadinya serangan asma.



penyebab asma
Alat Nebulizer Omron NE-C 801 untuk Pengobatan ASMA


Faktor pencetus yang dapat menimbulkan serangan asma di antaranya ialah serbuk yang berasal dari sari bunga, makanan tertentu (ikan, kacang, telur, susu sapi, dan lain-lain), Lingkungan yang kotor (tungau, debu rumah, serangga, bulu hewan dan lain-lain), terpapar zat kimia (gas, karet, logam, dan lain-lain), infeksi pada saluran pernapasan (seperti oleh virus), obat-obatan tertentu (seperti aspirin), asap kabut, asap rokok, emosi, dan lain sebagainya.

Penyebab Asma Menurut The Lung Association of Canada 


Penyebab asma menurut The Lung Association of Canada yang dipublikasikan dalam Vita Health menyatakan terdapat dua faktor yang membuat asma terjadi. Kedua faktor tersebut merupakan pemicu asma atau trigger dan penyebab asma yaitu inducer. Pemicu asma atau trigger merupakan respons terhadap hal yang membuat penyempitan pada saluran pernapasan atau disebut juga dengan bronkokontriksi. Bronkokontriksi ini ditandai dengan sesak napas. Hal ini dapat terjadi secara mendadak dan terjadi dalam kurun waktu yang relatif singkat, tetapi masih bisa diatasi. Faktor pemicu atau trigger ini di antaranya ialah serbuk yang berasal dari sari bunga, makanan tertentu (ikan, kacang, telur, susu sapi, dan lain-lain), Lingkungan yang kotor (tungau, debu rumah, serangga, bulu hewan dan lain-lain), terpapar zat kimia (gas, karet, logam, dan lain-lain), infeksi pada saluran pernapasan (seperti oleh virus), obat-obatan tertentu (seperti aspirin), asap kabut, asap rokok, emosi, suhu udara dan perubahan cuaca, polusi udara dan lain sebagainya.

Penyebab asma selanjutnya ialah Allergen. Inducer atau penyebab asma ini terjadi karena reaksi peradangan dan hyperresponsive saluran pernapasan. Apabila hal ini terjadi, maka akan sangat sulit untuk disembuhkan, dan biasanya gejala-gejala yang dialami akan berlangsung lebih lama atau kronis. Penyebab asma umumnya dapat berupa allergen. Allergen ini dapat berupa dalam beberapa bentuk di antaranya allergen ingestan, allergen inhalan dan allergen yang didapat melalui kontak dengan kulit. Allergen ingestan merupakan alergen yang masuk ke dalam tubuh melalui perantara mulut. Sedangkan allergen ingestan merupakan alergen yang masuk melalui hidung atau mulut karena terhirup.

Oleh sebab itu, cara yang efektif dalam mencegah penyakit asma umumnya tidak dapat ditentukan secara past. Karena penyakit asma ini biasanya bersifat genetik. . Namun,, cara untuk menghindari terjadinya serangan asma masih dapat dilakukan dengan menjauhi segala respons yang dapat mencetuskan serangan asma seperti alergen. Alergen yang dimaksud dapat berupa alergen yang dapat masuk melalui mulut, alergen yang dapat masuk karena terhirup hidung atau mulut dan alergen yang didapat dari kontak kulit. Contoh alergen-alergen di antaranya ialah serbuk yang berasal dari sari bunga, makanan tertentu (ikan, kacang, telur, susu sapi, dan lain-lain), lingkungan yang kotor (tungau, debu rumah, serangga, bulu hewan dan lain-lain), terpapar zat kimia (gas, karet, logam, dan lain-lain), infeksi pada saluran pernapasan (seperti oleh virus), obat-obatan tertentu (seperti aspirin), asap kabut, asap rokok, emosi, suhu udara dan perubahan cuaca, polusi udara dan lain sebagainya.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: penyebabasma.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :