Sesak Nafas Adalah Gejala Penyakit Asma

Sesak nafas diakibatkan karena penyempitan saluran pernapasan dan pada umumnya menjadi salah satu tanda gejala penyakit asma. Selain itu, gejala penyakit asma, di antaranya ialah bunyi mengi, sakit pada daerah dada, merasa mudah lelah, sering mengalami batuk, merasa panik dan cemas, menghilangnya suara, mengalami iritasi pada tenggorokan, dan pada bagian bibir dan kuku menjadi biru.



sesak nafas
Alat Nebulizer Philips untuk Pengobatan ASMA

Sesak Nafas Salah Satu Gejala Penyakit Asma 


Sesak nafas salah satu gejala penyakit asma. Namun, tahukah Anda sesak seperti apa yang menandakan pada penyakit asma? Sesak yang menandakan penyakit asma biasanya bersifat berulang. Kadang sesak yang terjadi tidak dapat berhenti hanya dengan menghentikan aktivitas atau mengonsumsi obat sesak. Sesak ini akan berulang ketika pengaruh obat sesak yang dikonsumsi berkurang.

Selain sesak nafas, terdapat tanda gejala lainnya yang menandakan penyakit asma, seperti bunyi mengi, sakit pada daerah dada, merasa mudah lelah, sering mengalami batuk, merasa panik dan cemas, menghilangnya suara, mengalami iritasi pada tenggorokan, pada bagian bibir dan kuku menjadi biru.

Mengi merupakan bunyi yang terjadi saat bernapas. Mengi menjadi ciri utama yang menandakan adanya penyakit asma. Bunyi mengi saat bernapas diakibatkan karena saluran pernapasan yang menyempit sehingga udara sulit untuk masuk-keluar sehingga akhirnya menimbulkan bunyi yang dinamakan dengan mengi. Mengi dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.   Dokter akan memeriksa bunyi mengi ini dengan stetoskop kemudian dokter akan mengauskultasi bagian saluran pernapasan (biasanya pada dada) untuk mengidentifikasi bunyi mengi ini sambil menginstruksikan pasien untuk bernapas.

Selain mengi, penderita asma juga akan merasakan sakit pada bagian dada. Sakit dada pada penyakit asma bersifat berat dan tertekan pada dada. Penderita penyakit asma juga sering merasakan lelah. Rasa lelah ini mudah sekali terjadi pada penderita penyakit asma karena kadar oksigen yang dimiliki penderita dalam kadar yang rendah.

Penderita penyakit asma juga sering mengalami batuk. Batuk ini terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan seringnya terjadi pada malam hari. Batuk ini juga dapat membuat penderita penyakit asma mengalami kehilangan suara sesaat sampai batuk sembuh. Selain itu oleh karena batuk yang berkepanjangan maka dapat membuat tenggorokan penderita penyakit asma mengalami iritasi. Iritasi pada tenggorokan disebabkan oleh lendir yang terlalu lama berada di tenggorokan. Lendir itu mengandung bakteri yang tidak baik untuk kesehatan.

Tanda gejala penyakit asma yang paling berbahaya ialah bibir dan kuku yang membiru. Bibir dan kuku yang membiru menandakan suplai oksigen ke seluruh tubuh berkurang, bahkan kadar oksigen di dalam tubuh tergolong rendah atau tidak sampai ke jaringan perifer. Biasanya penderita penyakit asma yang sudah sampai pada gejala ini merupakan penderita penyakit asma berat dan bisa menyebabkan gangguan kesadaran atau pingsan. Suplai oksigen ke seluruh tubuh dapat berkurang, bahkan tidak terpenuhi oleh karena saluran pernapasan mengalami penyempitan sehingga udara atau oksigen tidak dapat masuk sampai ke jaringan perifer. Apabila hal ini terjadi, penderita asma harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: gejalapenyakitmu.blogspot.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :