Terapi Asma pada Anak dengan Obat-obatan

Terapi asma pada anak sangat penting untuk dilakukan karena akan cepat membantu mengatasi dan mengobati penyakit asma pada anak. Seperti kita ketahui, penyakit asma dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal batas usia dan jenis kelamin. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan anak-anak akan mudah terserang penyakit ini. Jika anak Anda menderita penyakit asma, ada baiknya segera diperiksa ke dokter. Salah satu upaya penyembuhan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit asma pada anak yaitu dengan melakukan terapi asma pada anak.



terapi asma pada anak
Alat Nebulizer ABN untuk Pengobatan Asma

Terapi Asma pada Anak-anak

Obat-obatan yang sering digunakan pada terapi asma anak di antaranya:

Pirbuterol (MAXair Autohaler)
Pirbuterol tersedia sebagai inhaler napas-actuated. Kadar autohaler yang diberikan sebanyak 200 mcg per aktuasi.


Albuterol sulfat (Proventil HFA, Ventolin HFA, ProAir HFA) 
Golongan beta2-agonis ini tersedia dalam berbagai bentuk (misalnya, solusi untuk nebulization, MDI, PO solusi). Obat ini digunakan pada penyakit asma akut, selain itu untuk terapi jangka panjang dapat dikaitkan dengan tachyphylaxis karena beta2-reseptor downregulation dan hyposensitivity reseptor.


Beklometason (Qvar) 
Beklometason menghambat mekanisme bronkokonstriksi yang menyebabkan relaksasi otot polos secara langsung dan menurunkan jumlah dan aktivitas sel-sel inflamasi sehingga mengurangi hyperresponsiveness napas. Kadar yang diberikan sebanyak 40 mcg/aktuasi atau 80 mcg/aktuasi.


Flutikason (Flovent Diskus, Flovent HFA)
Flutikason memiliki aktivitas vasokonstriksi dan antiinflamasi. Produk yang tersedia di antaranya aerosol MDI (HFA) atau DPI (Diskus).


Budesonide dihirup (Pulmicort Flexhaler atau Respules)
Budesonide memiliki aktivitas vasokonstriksi dan anti-inflamasi yang sangat potensial. Obat ini memiliki potensi hipotalamus-hipofisis axis hambat yang lemah adrenocortical ketika dioleskan. Kandungan yang diberikan sebagai DPI 90 mcg/aktuasi (memberikan sekitar 80 mcg /aktuasi) atau 180 mcg/aktuasi (memberikan sekitar 160 mcg/aktuasi). susp nebulasi (yaitu, Respules) juga tersedia untuk anak-anak.


Furoate mometasone inhalasi bubuk (Asmanex Twisthaler) 
Furoate adalah kortikosteroid untuk inhalasi. Obat ini digunakan pada penderita asma sebagai terapi profilaksis.


Salmeterol (Serevent Diskus)
Obat ini digunakan sebagai tambahan untuk kortikosteroid inhalasi untuk mengurangi efek negatif dari steroid.


Formoterol (Foradil Aerolizer)
Formoterol mengurangi bronkospasme untuk relaksasi otot polos bronchioles bagi penderita asma.

Obat-obat yang di atas merupakan obat-obatan yang biasanya digunakan dalam terapi asma pada anak. Tentunya, pengunaan obat di atas harus berdasarkan arahan dokter. Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa tindakan yang dapat dilakukan di antaranya menghindarkan anak-anak dari alergen atau faktor pencetus yang dapat menyebabkan timbulnya serangan asma pada anak. Perhatikan lingkungan sekitar tempat anak yang menderita asma berada. Jauhkan dari polusi udara seperti asap rokok, asap kendaraan, dan debu.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: allergycliniconline.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :